Skip to content

#quiettime : Berdoalah

MARKUS 6 : 45-52

Haiii, selamat pagi teman-teman 🙂

Hari ini aku membaca kisah Tuhan Yesus yang berjalan di atas air.

Tapi sama seperti kemarin, aku melihat hal menarik sebelum kejadian ini terjadi.

Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. 

Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi ke bukit untuk berdoa.

Aku ingin membahas tentang doa.


HELGA LEARNS

Sejak dua hari lalu, sudah tiga kali aku diingatkan soal doa.

Saat aku lari pagi hari Selasa, aku dengar podcast ibadah Ps. Juan Mogi yang membahas soal doa dan iman. Salah satu penggambarannya adalah Daniel yang saat mau ditangkap, berdoa kepada Tuhan tiga kali sehari seperti yang biasanya dia lakukan.

Kemarin, di instagramku muncul video singkat (reels) Craig Groeschel (dari Life Church) yang bilang kalau iman Daniel bukan ada saat dia di gua singa, tapi sudah muncul dari saat kebiasaannya berdoa dan berlutut sama Tuhan.

Hari ini, ketika baca Alkitab, aku juga diingatkan tentang berdoa.

Di podcast Ps. Juan Mogi, dia juga mengingatkan kalau di Alkitab sendiri ada ayat yang bilang kalau Tuhan Yesus juga mengawali harinya dengan berdoa.

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.

-Markus 1 : 35 TB

Saat itu keadaannya Yesus sedang banyak pekerjaan. Dia banyak melakukan mujizat, mengajar sampai malam. Bahkan esok paginya pun Dia masih dicariin orang banyak.

Tapi Dia tetap mengutamakan hubungan-Nya dengan Allah Bapa terlebih dahulu.

Karena Ia tau sebagai manusia, Ia butuh kekuatan dari Allah Bapa untuk menjalani semuanya ini, menghadapi pekerjaan-Nya di dunia ini.


HELGA CAN DO

Tentunya berdoa.

Thank God kita punya akses berdoa setiap saat. Ga seperti di jaman dahulu yang perlu perantara imam-imam.

Sekarang kita bisa berdoa kapanpun. Mencontoh yang dilakukan Tuhan Yesus dan Daniel, yaitu mengutamakan hubungan dengan Tuhan (melalui doa) menjadi sebuah kebiasaan.

Enaknya lagi, doa sama Tuhan itu simple, ga perlu kaku.

Tuhan menggambarkan dirinya sebagai sahabat, sebagai ayah, jadi bisa ngobrol dengan Tuhan sesuai dengan gambaran tersebut.

Penggambaran Ps. Juan Mogi kemarin bagus juga, seringkali kita tanya maunya Tuhan apa, kenapa banyak kejadian terjadi ga sesuai keinginan kita.

Kita ga tau karena kita ga kenal suara Tuhan. Karena kita jarang berhubungan sama Tuhan.

Seperti halnya kita punya sahabat yang nelpon, kita langsung ngeh kalau itu suara sahabat kita karena sering berkomunikasi dengan orang tersebut.

Selain itu, kita juga percaya sama si sahabat. Kalau dia minta tolong, kalau kita bisa lakukan pasti kita lakukan.

Tapi gimana kalau kita jarang komunikasi, ga kenal, atau kenal tapi cuma beberapa kali menyapa karena ada keperluan saja.

Terus dia nelpon, nomernya ga kita save, ga ada profile pict-nya, mungkin saja kita ga langsung tau suara orang tersebut. Kita ga begitu kenal, jadi pas dia minta tolong, kita pun ragu.

Mungkin penggambarannya kurang lebih seperti itu. Itu udah dengan perkembangan penggambaran dariku wkwkw.

Sekiaan guys. Hari ini singkat, tapi semoga bisa mengingatkan kita semua untuk kembali berdoa, membangun hubungan dengan Tuhan, sehingga kita paham apa yang Tuhan ingin kita lakukan di hidup kita.

Amiiin.

God bless you all. Have a nice daay 🙂


Terjemahan Baru 

https://www.bible.com/id/bible/306/MRK.6.TB

Bahasa Indonesia Masa Kini

https://www.bible.com/id/bible/27/MRK.6.BIMK

The Message Bible

https://www.bible.com/id/bible/97/MRK.6.MSG

Alkitab Mudah Dibaca 

https://www.bible.com/id/bible/2977/MRK.6.AMD

Firman Allah Yang Hidup

https://www.bible.com/id/bible/2727/MRK.6.FAYH

Amplified Bible 

https://www.bible.com/id/bible/1588/MRK.6.AMP

Contemporary English Version

https://www.bible.com/id/bible/392/MRK.6.CEV

New Living Translation 

https://www.bible.com/id/bible/116/MRK.6.NLT

Terjemahan Sederhana Indonesia

https://www.bible.com/id/bible/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *